Skip to main content

Museum-museum at Japan

 Shibuya juga memiliki banyak museum yang dapat dikunjungi banyak orang dan terkenal.

1. Museum Seni Peringatam Ota
Museum Seni Peringatam Ota adalah museum yang memamerkan karya seni Barat, terutama karya seniman Eropa. Museum ini terletak di Harajuku dan Aoyama, Tokyo, Jepang, dan berjarak lima menit jalan kaki dari Stasiun Harajuku. Museum Seni Peringatam Ota juga mengadakan pameran tematik musiman setiap bulan, yang diambil dari koleksi Ōta Seizo. Kurasi pameran ini tersedia dalam bahasa Inggris. Museum seni atau pameran seni adalah ruang tertutup atau terbuka yang memamerkan karya seni visual seperti lukisan, ukiran, ilustrasi, dan patung.
Museum Seni Memorial Ota mengkhususkan diri dalam genre seni Jepang yang dikenal sebagai ukiyo-e, yang berarti "gambar dunia yang mengambang". Bentuk seni ini berkembang pesat dari akhir abad ke 17 hingga abad ke 19 dan sering kali identik dengan cetakan balok kayu. Museum ini didirikan pada tahun 1980 setelah kematian kolektor ukiyo-e seizo Ota, yang keinginan terakhirnya adalah agar koleksi pribadinya dapat diakses oleh publik.
Koleksi yang sangat banyak ini terdiri dari 14.000 karya, termasuk karya Katsushika Hokusai, salah satu seniman Jepang paling terkenal. Setiap bulan, antara 70 dan 100 karya dari koleksi tersebut dipajang dalam pameran bertema kecil. Museum ini juga menyelenggarakan ceramah sesekali dan menawarkan hibah bagi mereka yang tertarik umtuk meneliti ukiyo-e. Ada taman batu bergaya Jepang yang tenang di dalam museum tempat pengunjung dapat beristirahat. 

2. Museum Yamate
Museum Yamate adalah distrik bersejarah di Yokohama, yang juga disebut "Bluff" dalam bahasa Inggris. Selama akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, area ini merupakan pemukiman resmi bagi orang asing yang tinggal di Yokohama. Banyak bangunan bergaya barat yang dibangun di sini selama masa itu telah dilestarikan oleh kota dan beberapa di antaranya terbuka untuk umum dan bebas untuk dimasuki.

Meskipun Yamate masih merupakan kawasan pemukiman, kawasan ini juga merupakan salah satu objek wisata paling populer di Yokohama dengan beberapa taman, kebun, dan kafe serta bangunan bersejarah. Dalam panduan ini, kami akan mengajak Anda berjalan-jalan ke lokasi-lokasi paling terkenal di kawasan ini.


3. Museum Universitas Kokugakuin



Museum Universitas Kokugakuin adalah museum universitas yang didirikan dengan tujuan untuk mengumpulkan dan melestarikan aset budaya yang diperlukan untuk mempelajari budaya Jepang, menyediakan hasil penelitian akademis kepada publik, dan berkontribusi pada kegiatan penelitian dan pendidikan baik di dalam maupun di luar kampus. Dalam pameran rutin, pengunjung dapat memperdalam pemahaman mereka tentang Shintoisme dan budaya Jepang dengan memperoleh pandangan umum tentang sejarah kepulauan Jepang dari perspektif arkeologi.

4. Museum Gibli

Museum Ghibli yang berlokasi di Mitaka, Tokyo, adalah tempat yang dirancang untuk mempertunjukan dan menghidupkan tokoh-tokoh yang dibuat oleh Studio Ghibli. Museum ini membatasi jumlah pengunjung yang datang per hari dan pada rata-rata pengunjung pertahun sekitar 650.000 orang. Selain memamerkan tokoh-tokoh ikonik dari kartun Ghibli, museum ini juga memutarkan film animasi singkat yang berbeda-beda.


Sejak dibuka pertama kali pada 1 Oktober 2001, Museum Studio Ghibli telah menjadi salah satu tempat wisata yang paling terkenal di Tokyo. Museum ini dirancang oleh Hayao Miyazaki yang merupakan pimpinan dari Studio Ghibli. Motto dari museum ini adalah “Maigo ni naru? Yo, isshoni,” yang diterjemahkan menjadi "Mari kita tersesat bersama".
5. Museum Nasional Tokyo


Museum Nasional Tokyo ( Tokyo Kokuritsu Hakubutsukan) adalah museum tertua di Jepang yang berada di Taman Ueno, Tokyo. Didirikan pada tahun 1872, pengelolanya adalah Institut Nasional Peninggalan Budaya (Kokuritsu Bunkazai Kikō).

Koleksi terdiri dari kekayaan budaya berupa benda seni dan peninggalan arkeologi Asia dan Jepang. Museum ini terdiri dari 5 gedung pameran gedung utama (galeri Jepang), Tōyōkan (galeri Asia), Heiseikan (arkeologi Jepang), Hyōkeikan (ruang pameran khusus), galeri barang pusaka Hōryū-ji, dan gedung perpustakaan. Koleksinya lebih dari 110.000 buah, 87 di antaranya pusaka nasional Jepang, dan 610 peninggalan budaya penting.
6. Museum Nezu


Museum seni ini semula dibangun untuk menyimpan dan memamerkan koleksi karya seni kuno Jepang dan negara-negara Asia Timur milik Nezu Kaichiro (1860-1940), seorang pebisnis yang bekerja sebagai direktur perusahaan Tobu Railway. Ditambah dengan adanya taman yang menyerupai oasis di tengah kota, bangunan utama Nezu Museum yang memiliki atap besar dan memberikan gambaran akan rumah bergaya Jepang dibangun pada tahun 2009 berdasarkan rencana dari arsitek ternama zaman modern Jepang, Kengo Kuma. Secara keseluruhan, museum ini memiliki lebih dari 7.400 karya seni kuno yang mana 7 diantaranya merupakan harta nasional dan 87 karya merupakan aset budaya yang penting dari beragam bidang, seperti lukisan, tulisan, patung, tanah liat, lak, karya besi, dan lain sebagainya. Karya-karya ini diperkenalkan di pameran yang diadakan sebanyak tujuh kali dalam setahun dengan tema yang berganti-ganti di setiap penyelenggaraannya. Terdapat kafe yang dikelilingi oleh kaca di ketiga sisinya dan menghadap taman. Lalu, terdapat pula toko museum yang menjual berbagai barang asli seperti katalog pameran, kartu pos khas Nezu Museum, alat tulis, dan barang-barang lainnya.
7. Museum Manga Internasional Kyoto

Museum ini diresmikan pada 25 November 2006 sebagai museum manga terpadu pertama di Jepang. Koleksinya berupa 200 ribu manga terbitan dalam negeri Jepang dan manga terbitan luar Jepang. Selain itu, museum ini juga menyimpan majalah dari zaman Meiji dan buku bekas milik kios penyewaan buku dari zaman seusai Perang Dunia II, manga populer dari zaman sekarang, dan manga dari berbagai negara di dunia.

Sejak awal museum ini merupakan kerja sama antara pemerintah kota Kyoto yang menyediakan tanah & gedung, dan Jurusan Manga Universitas Kyoto Seika. Saat ini museum dikelola oleh dewan pengelola yang terdiri dari wakil universitas dan pemerintah kota.
Sebagai kepala kehormatan museum, ditunjuk ahli anatomi Takeshi Yoro yang dikenal melalui bukunya yang berjudul Baka no Kabe. Museum ini mempekerjakan 4 peneliti khusus sejarah seni dan sejarah pemikiran zaman modern
Museum ini memiliki beberapa zona, di antaranya zona galeri, zona penelitian, zona penyimpanan koleksi, ruang pameran tetap, dan ruang pameran istimewa

Comments

Popular posts from this blog

Artisr terkenal di Jepang

 DI JEPANG BANYAK LOH ARTIS DAN AKTOR FILM YANG TERKENAL, UDAH CANTIK DAN TAMPAN, MEREKA JUGA TERNYATA PINTAR DALAM DUNIA AKTING LOH. NGGA CUMA ITU SAJA, ADA JUGA LOH YANG BPANDAI MENARI DAN BERNYANYI!!! 1. Nishimura Riki Nishimura Riki (lahir 9 Desember 2005) atau lebih dikenal sebagai Ni-ki adalah penyanyi asal Jepang yang merupakan anggota dari boy band Enhypen yang terkenal di Korea. 2. Kento YAmazaki Kento Yamazaki ( Yamazaki Kento, lahir 7 September 1994) adalah seorang pemeran dan model berkebangsaan Jepang. Ia debut pada 2010 dan berada di bawah agensi Stardust Promotion. Kento Yamazaki direkrut ketika ia berada di kelas 3 SMP, bekerja sebagai seorang model dan debut sebagai aktor pada tahun 2010 melalui drama Atami no Sousakan. Ia berperan sebagai seorang murid SMA misterius. 3. Sana Minatozaki Sana Minatozaki  lahir 29 Desember 1996), lebih dikenal sebagai Sana, adalah seorang penyanyi asal Jepang. Ia merupakan anggota dari grup vokal wanita asal Korea Selatan, Twice...

Resto at Jepang

TEMPAT   MAKANAN TERBAIKNYA JEPANG Shibuya terkenal dengan surga nya perbelanjaan dan juga di penuhi oleh restoran yang terkenal enak. Anda harus mencoba rekomendasi restoran yang terkenal di Shibuya berikut 1 .  Gyukatsu Motomura Shop. Restoran ini terkenal dan dikenal dengan  BEEF-KATSU  nya yang lembut, maknan ini sedang menjadi trend di Shibuya. Toko ini selalu ramai dengan antrian pelanggan yang panjang di setiap hari nya. Harga terjangkau berkisar  Rp 108.000-Rp 323.000 2.Sushi No Midori Shibuya    Walupun tempat ini tidak terlalu besar hanya sebatas ruko saja, tetapi Sushi di tempat ini berkualitas dengan harga yang pas. Banyak orang yang rela mengantre demi sushi satu ini. Sudah lebih dari 50 tahun lamanya terpercaya dengan kualitas kesegarannya 3.Hakushu The Tsupanyaki Restoran satu ini menjual makanan favorit wisatawan sepanjang masa,  "daging sapi kobe" . Meskipun harga jual tidak semhal jualnya tidak semahal toko-toko lain tetapi ...

Toko Oleh-oleh di Jepang

 DI JEPANG BANYAK TOKO OLEH-OLEH YANG BANYAK DI REKOMENDASIKAN OLEH TURIS YANG PERNAH BERKUNJUNG 1. Tenugui Tenugui adalah salah satu suvenir paling populer yang dapat Anda beli di Jepang, sebuah objek dengan begitu banyak penggunaan yang pastinya harus dimiliki. Tenugui adalah handuk katun persegi panjang tipis, panjang sekitar 90cm, dicetak dengan berbagai model (geometris, bunga atau ukiyo-e). Dapat digunakan sebagai handuk , dikenakan sebagai ikat kepala, digunakan untuk membungkus hadiah atau untuk menghias ruangan sebagai taplak meja atau permadani . 2. Bunyi Furin Bunyi furin adalah salah satu bunyi khusus Jepang, tidak hanya terdengar di daerah tradisional tetapi juga di bangunan modern. Diproduksi sejak zaman Edo, furin adalah lonceng kaca atau logam, biasanya digantung di depan jendela atau pintu, membuat suara angin untuk mengumumkan angin yang menyegarkan. 3. Kendama Kendama adalah mainan tradisional Jepang: benda kayu, seperti palu, dihubungkan dengan tali ke bola kayu...